Polda Jabar Diminta Fokus Pencarian Korban Banjir Bandang Garut

Polda Jabar Diminta Fokus Pencarian Korban Banjir Bandang Garut
Kapolri Jenderal Tito Karnavian (Dok/Sindonews)
A+ A-
GARUT - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian memerintahkan Polda Jawa Barat fokus dalam pencarian dan penanganan korban banjir bandang di Kabupaten Garut. Tito berpesan agar kepolisian bekerja sama dengan pemerintah daerah terkait penyebab banjir.

"Evakuasi dan pertolongan kepada korban bencana harus diutamakan. Lalu investigasi bersama dengan Pemda Garut apa banjir bandang ini disebabkan oleh kerusakan lingkungan atau apa," kata Tito saat berkunjung ke Makorem 062 Tarumanagara Garut, Jumat (23/9/2016).

Tito menegaskan, pihaknya akan melakukan langkah penegakan hukum bila terdapat unsur pelanggaran seperti perambahan hutan dalam bencana tersebut.

"Jika memang terdapat pelanggaran bisa dengan cara penegakan hukum. Seperti adanya illegal logging atau perambahan hutan yang dilakukan oknum-oknum tertentu," ujarnya.

Dalam mempelajari penyebab banjir, Tito menginstruksikan agar Polda Jabar menggandeng Wahana Lingkungan Hidup (Walhi).

Kapolri datang menggunakan helikopter dan mendarat di Makorem 062 Tarumanagara. Kapolri langsung meninjau lokasi pengungsian di Aula Makorem 062 Tarumanagara. Selain itu, kedatangannya secara khusus ditujukan untuk melihat kondisi Polsek Tarogong Kidul yang turut terendam banjir.

Bencana banjir bandang pada Selasa (20/9/2016) juga membuat sejumlah kendaraan dan peralatan elektronik di Mapolsek Tarogong Kidul rusak. Dokumen dan arsip penting di Mapolsek pun hilang saat banjir melanda.

Saat berkunjung ke Mapolsek Tarogong Kidul, Kapolri menyerahkan bantuan dua unit mobil dan beberapa unit sepeda motor.


(zik)
dibaca 1.050x
Top