alexa snippet

Kaki Bocah 5 Tahun Korban Keganasan Oknum Bobotoh Diamputasi

Kaki Bocah 5 Tahun Korban Keganasan Oknum Bobotoh Diamputasi
Ribuan bobotoh saat mendungkung Persib Bandung di Stadion GBK, Jakarta, beberapa waktu lalu.(dok/SINDOphoto)
A+ A-
BANDUNG - Ridho Maulidin Sukarna bocah lima tahun ini terpaksa harus kehilangan kaki kirinya. Ridho menjadi korban keganasan oknum bobotoh sebutan untuk suporter Persib Bandung.

Ridho sejak Rabu 30 Maret 2016 lalu terbaring di ruang High Intensive Care Unit (HICU) RSHS, Kota Bandung. Ridho ditabrak oknum bobotoh yang hendak menyaksikan laga semifinal Piala Bhayangkara antara Persib Bandung vs Bali United di Stadion Jalak Harupat.

Usia menabrak korban, oknum bobotoh tersebut kabur dan hingga kini belum juga berani bertanggung jawab. Direktur Medik dan Keperawatan RSHS Nucki Nursjamsi Hidajat mengatakan, pasien datang pada 30 Maret sekira pukul 20.40 WIB, dirujuk ke RSHS setelah RSUD Soreang angkat tangan dengan kondisi Ridho.

"Saat datang ke sini, pasien dalam keadaan kesadarannya menurun karena ada pendarahan hebat (pada kedua kakinya)," kata Nucki pada Rabu (6/4/2016). Tindakan penyelamatan langsung dilakukan tim dokter.

Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, diketahui sang anak mengalami remuk pada bagian tulang kaki hingga bagian tungkai kaki.
Tapi kerusakan terparah adalah pada bagian kaki kiri.

Aliran pembuluh darahnya tidak berfungsi. Darah pun tidak mampu mengalir pada kaki kiri pasien. Setelah dilakukan perawatan dan observasi lebih lanjut, ternyata tim dokter harus melakukan tindakan lain. Kaki kiri pasien terpaksa diamputasi hingga sekira 10 centimeter di atas lutut.

"Dalam observasi selama dua hari, tindakan yang kita lakukan ternyata tidak sesuai harapan, pembuluh darah (kaki kiri) tersumbat. Karena sudah tidak ada penerimaan darah, maka tim dokter melakukan tindakan amputasi," jelas Nucki.

Tindakan itu terpaksa dilakukan agar tidak terjadi pembusukan pada kaki kiri pasien. Selain itu, amputasi jadi solusi terbaik agar kesehatan pasien tidak makin memburuk. Tindakan itu mendapat persetujuan penuh dari orangtua pasien.

Proses amputasi sendiri dilakukan pada 2 April lalu. Kini, pasien pun sudah masuk ke ruang perawatan. "Sekarang pasien masih dalam perawatan. Kondisi terakhir anaknya cukup stabil," tandas Nucki.

Seperti diberitakan, kabar soal Ridho yang jadi korban tabrak lari ramai beredar di media sosial, salah satunya melalui facebook. Kabar itu menjadi viral dan akhirnya diketahui banyak orang.
halaman ke-1 dari 2
views: 10.274
loading gif
Top