Memprihatinkan, Minat Baca Orang Indonesia Hanya 0,049%

Kamis, 03 September 2015 - 04:46 WIB
Memprihatinkan, Minat...
Memprihatinkan, Minat Baca Orang Indonesia Hanya 0,049%
A A A
YOGYAKARTA - Minat baca masyarakat Indonesia, dibanding negara Asia lainnya sangat di bawah rata-rata. Kondisi ini diperparah dengan lingkungan yang belum mendukung dalam meningkatkan budaya baca.

Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Gerakan Permasyarakat Minat Baca (GPMB) Bambang Supriyo Utomo mengatakan, rata-rata secara nasional, survei dari Unesco tak sampai satu judul (buku) per orangnya per tahun (yang dibaca).

"Ini di luar buku pelajaran, tapi buku bebas," kata dia, kepada wartawan, di Yogyakarta, Rabu (2/9/2015).

Hal yang sangat berbeda dengan yang terjadi di Malaysia misalnya. Setiap orang di Malaysia bisa menghabiskan tiga judul buku bacaaan per tahunnya.

"Apalagi untuk negara maju seperti Jepang. Bisa di atas lima sampai 10 buku per tahun per orangnya," tuturnya.

Untuk meningkatkan minat baca ini, kendala yang dihadapi di antaranya adalah dukungan fasilitas. Keberadaan bacaan masih kurang dekat dengan orangnya. Toko buku pun lebih banyak berada di perkotaan. Sementara, di pedesaan sangat sulit ditemui.

Terpisah, Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Budi Wibowo mengatakan, dorongan lingkungan sekitar masih belum mendukung untuk menumbuhkan minat baca.

"Untuk DIY, data terakhir survei 2012, indeks bacanya 0,049. Ini yang tertinggi di Indonesia, jika dibandingkan dengan daerah lainnya. Tapi jika dibandingkan luar, seperti Singapura masih jauh. Di sana, indeksnya sudah 0,45," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Perkuat Sikap Toleransi...
Perkuat Sikap Toleransi lewat Pendekatan Sosial Budaya
Bangun dan Revitalisasi...
Bangun dan Revitalisasi Sistem Pendidikan Seni dan Budaya lewat ODA
Mencari Asal Mula Penduduk...
Mencari Asal Mula Penduduk Kota Surabaya yang Beragam
Mentransformasi Jaminan...
Mentransformasi Jaminan Sosial sebagai Budaya Masyarakat
Unesco Tetapkan Pantun...
Unesco Tetapkan Pantun sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia
Pendidikan Tidak Boleh...
Pendidikan Tidak Boleh Dipisahkan dari Kearifan Kebudayaan
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
5 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
6 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
6 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
12 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
13 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
14 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved